Powered By Blogger

Sunday, January 6, 2019

Pengalaman Mengikuti Seleksi BPI LPDP 2018

Halo semuanya, pada kesempatan kali ini saya ingin membahas mengenai BPI (Beasiswa Pendidikan Indonesia) LPDP. Brace yourself, because there will be a lot of text :).

BPI LPDP merupakan bantuan dana yang diberikan pemerintah untuk Warga Negara Indonesia yang ingin melanjutkan studinya di tingkat magister/doktoral, baik untuk kuliah di dalam negeri maupun di luar negeri. Dana yang diberikan ini mencakup tuition fee (biaya kuliah) dan uang saku untuk kehidupan sehari-hari.

Kemarin saya mencoba mengikuti seleksi beasiswa tersebut, tepatnya BPI reguler untuk kuliah magister di luar negeri. Pada akhirnya, saya gagal di tahap terakhir, yaitu seleksi substansi.
 
Untuk BPI LPDP 2018 tujuan luar negeri, pendaftaran dibuka pada tanggal 2 Juli 2018. Setelah itu, dilanjutkan dengan berbagai tahap seleksi hingga 14 Desember 2018. Secara garis besar, tahap-tahap seleksi tersebut terbagi menjadi:
  • Seleksi Administrasi
  • Seleksi Berbasis Komputer
  • Seleksi Substansi

Seleksi Administrasi

Hal pertama yang harus dilakukan adalah melakukan pendaftaran secara online dan juga mempersiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan. Pendaftaran dilakukan pada  situs https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/index.php, di mana kita harus membuat akun terlebih dahulu.

 
Tampilan situs pendaftaran beasiswa LPDP, per 1 Januari 2019


Seperti terlihat pada tangkapan layar di atas, untuk membuat akun cukup dengan mengklik tombol biru yang tersedia. Selain itu, kita juga dapat mengunduh user manual pendafaran dan booklet mengenai berbagai beasiswa dari LPDP pada situs tersebut. 

Pendapat saya pribadi, sebaiknya teman-teman yang ingin mencoba mendaftar beasiswa LPDP mengunduh dan membaca terlebih dahulu booklet dari LPDP tersebut. Karena pada booklet tersebut dituliskan berbagai hal tentang beasiswa yang bersangkutan seperti persyaratan, dokumen yang dibutuhkan, tahap seleksi, dan lain sebagainya. Harap diperhatikan bahwa ada kemungkinan booklet tersebut akan diperbaharui pada tahun-tahun berikutnya.

Setelah membuat akun dan mengisi form pendaftaran serta data pribadi, kita diharuskan untuk mengunggah dokumen-dokumen yang dibutuhkan pada akun kita. Jadi, pada tahap ini kita belum perlu mengirimkan dokumen asli dalam bentuk fisik ke pihak LPDP. Namun, pada tahap berikutnya akan ada verifikasi antara dokumen yang kita upload dengan dokumen aslinya, jadi pastikan kalian mengunggah dokumen yang tepat.

Untuk selengkapnya dapat dilihat pada booklet, namun dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk mendaftar BPI reguler tujuan luar negeri antara lain:
  • Surat pernyataan pendaftar, dilengkapi dengan materai
  • Surat rekomandasi dari tokoh masyarakat
  • Bukti sertifikasi Bahasa Inggris (atau bahasa lainnya, tergantung dari universitas tujuan)
  • Essai
  • Rencana studi
  • Surat keterangan sehat dan surat keterangan bebas TBC
  • Transkrip dan ijazah Sarjana
  • Surat izin belajar sesuai format LPDP (bagi yang sedang bekerja)
  • Kartu Tanda Penduduk
Batas waktu untuk mengunggah dokumen pada seleksi BPI tujuan luar negeri 2018 adalah 21 September 2018. Artinya, kemarin saya memiliki waktu sekitar 2 bulan lebih untuk melengkapi dokumen-dokumen tersebut. Beberapa dokumen juga sudah saya mulai siapkan sebelum pendaftaran dimulai, misalnya sertifikasi Bahasa Inggris.

Dokumen yang menurut saya paling sulit untuk dipersiapkan adalah surat rekomendasi dan surat keterangan sehat. Karena kedua dokumen ini membutuhkan bantuan dari pihak lain yang sulit untuk kita kontrol. Sedangkan dokumen lainnya boleh dikatakan bergantung sepenuhnya pada diri masing-masing. Asalkan kita tekun dalam mempersiapkannya, harusnya dapat selesai tepat waktu.

Untuk surat rekomendasi saya meminta bantuan dari dosen pembimbing saya dulu, Pak Aleams Barra. Saya bersyukur karena Beliau kooperatif dan tanggap, sehingga surat rekomendasi sudah selesai di bulan Juli. Sedangkan untuk surat keterangan sehat dan surat keterangan bebas TBC, karena LPDP mewajibkan surat tersebut dikeluarkan oleh Rumah Sakit Pemerintah atau Puskesmas, maka saya mengurusnya di Rumah Sakit Khusus Daerah Duren Sawit, yang paling dekat dari rumah saya. Saya harus beberapa kali kembali ke rumah sakit ini sebelum akhirnya berhasil mendapatkan dokumen yang saya butuhkan.


Seleksi Berbasis Komputer

Tahap berikutnya adalah seleksi berbasis komputer. Secara keseluruhan, seleksi berbasis komputer diadakan pada tanggal 8-19 Oktober 2018. Untuk peserta yang berdomisili di Jakarta, lokasi seleksinya adalah di BKN (Badan Kepegawaian Negara) Pusat, Cililitan dan dilaksanakan pada tanggal 15-17 Oktober 2018. Saya sendiri mendapat jadwal seleksi di tanggal 16 Oktober, pada sesi yang paling awal (mulai jam 7 dan selesai sekitar jam 11).

Rangkaian seleksi berbasis komputer terdiri dari Tes Potensi Akademik, Soft Competency, dan On the spot writing. Pengumuman mengenai jadwal dan rangakaian seleksi berbasis komputer saya dapatkan melalui email pada tanggal 4 Oktober 2018, sehingga saya punya cukup banyak waktu untuk mempersiapkan diri. 

Tes Potensi Akademik (TPA) di sini merupakan tes yang biasa ditemukan pada SBMPTN ataupun tes seleksi kerja, di mana kemampuan logika, berhitung, spasial, dan bahasa kita akan diuji. Agar siap dalam menghadapi tes ini, saya sarankan teman-teman banyak latihan soal. Sebab materi yang diujikan sebetulnya tidak sulit, namun yang menjadi tantangan terbesar adalah waktu karena dalam 90 menit kita harus menyelesaikan sekitar 60 soal pilihan ganda. Dari pengalaman saya, salah satu hal yang menghabiskan waktu dalam ujian adalah membaca dan memahami soal. Dengan banyak latihan soal, kita akan terbiasa dengan berbagai macam pertanyaan TPA sehingga kita bisa cepat mengerti maksud soal dan bisa memanfaatkan sebagian besar waktu untuk memikirkan jawabannya. Soft Competency adalah semacam tes psikologi yang  menilai karakter kita, misalnya tentang kemampuan adaptasi, kepemimpinan, dan pengambilan keputusan. Terakhir adalah On the spot writing, di mana kita harus membuat sebuah esai sesuai dengan topik yang diberikan pada saat seleksi dalam 30 menit. Esai tersebut harus diketikkan dalam Bahasa Inggris.

Puji Tuhan saya tidak menemui banyak hambatan dalam menjalani tahap seleksi yang ini. Saya berhasil tiba di lokasi seleksi tepat waktu, dan setelah mendengarkan arahan dari panitia,  dapat mengikuti tiap rangkaian tes dengan lancar. Untuk hasil dari TPA dan Soft Competency langsung diumumkan setelah kita menyelesaikan seluruh rangkaian seleksi. Saya mendapatkan topik mengenai defisit BPJS dan kira-kira apa solusi yang dapat dilakukan pemerintah untuk mengatasi masalah tersebut untuk On the spot writing.

Seleksi Substansi

Pada tanggal 25 Oktober 2018, hasil seleksi berbasis komputer diumumkan. Saya sangat bersyukur saya bisa lolos ke tahap seleksi terakhir, yaitu seleksi substansi. Seleksi substansi akan dilaksanakan pada rentang tanggal 12 November 2018 - 14 Desember 2018. Untuk daerah Jakarta, seleksi substansi akan diadakan dua kali, yaitu pada 4-6 Desember dan 12-14 Desember berlokasi di PKN STAN, Pondok Aren. Saya mendapat jadwal di 12-14 Desember.

Seleksi Subtansi terdiri dari tiga buah kegiatan yaitu; verifikasi dokumen, Leaderless Group Discussion (LGD), dan wawancara. Saya kebetulan akan melaksanakan ketiga kegiatan tersebut pada hari yang sama, yaitu 12 Desember. Namun, setelah bercakap dengan peserta lain, ada juga yang harus melaksanakan ketiga kegiatan tersebut pada hari yang berbeda sehingga harus datang ke PKN STAN lebih dari sekali.

Verifikasi dokumen merupakan tahap yang penting, karena kita tidak diperbolehkan untuk mengikuti kegiatan lainnya jika dokumen yang kita bawa tidak lengkap atau tidak sesuai dengan yang diunggah pada seleksi administrasi dulu. Harap diperhatikan bahwa kita harus membawa dokumen asli, bukan fotokopian. Bahkan untuk dokumen seperti ijazah juga harus dibawa aslinya, tidak dapat digantikan dengan fotokopi terlegalisir sekalipun.

LGD merupakan diskusi grup tanpa moderator, dengan jumlah peserta diskusi sebanyak 6-7 orang. Topik untuk LGD  tidak kita ketahui hingga sudah di ruangan seleksi, namun biasanya topik yang diberikan cukup umum (tidak terlalu spesifik ke bidang sains atau ekonomi, misalnya) agar cukup adil bagi para peserta dari bidang yang berbeda-beda. LGD ini akan dilaksanakan dalam Bahasa Inggris.

Sedangkan untuk wawancara, kita akan diwawancara oleh tiga orang penilai. Wawancara ini bisa diadakan dalam Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, atau campuran keduanya. Topik wawancara seputar tentang rencana studi kita, alasan mengapa kita layak dapat beasiswa, kepribadian kita, dan nilai-nilai kenegaraan.

Selagi mempersiapkan diri untuk tahap seleksi subtansi, saya baru tahu bahwa ada beberapa grup di media sosial yang berisikan para peserta seleksi LPDP 2018. Grup-grup tersebut ada di Whatsapp, Telegram, dan Discord. Sangat bermanfaat karena kita dapat saling berbagi informasi, dan khusus untuk Discord seringkali digunakan sebagai sarana untuk berlatih LGD dan wawancara. Saya juga banyak berlatih  bersama teman dari ITB yang kebetulan mengikuti seleksi LPDP juga, yaitu Monce. Thanks Monce!

Akhirnya hari H tiba, saya berangkat dari rumah saya kira-kira pada pukul 7 pagi. Kegiatan pertama saya adalah LGD di pukul 9 pagi. Ya, urutan kegiatan saya adalah LGD-Verifikasi dokumen- Wawancara. Verifikasi dokumen dijadwalkan pada pukul setengah 4 sore, sedangkan wawancara pada pukul setengah 5 sore.

Beberapa menit sebelum LGD dimulai, saya sempat berkenalan dan mengobrol dengan beberapa peserta yang akan berdiskusi dengan saya. Mereka sangat ramah, sehingga rasa tegang saya berkurang. Akhirnya, kami diminta masuk ke dalam ruangan LGD.

Di ruangan tersebut ada dua orang penilai. Topik yang saya dapatkan adalah mengenai masih kurangnya regulasi bagi para pekerja domestik. Diberikan pula semacam uraian/artikel singkat mengenai topik tersebut. Kami diberikan waktu 5 menit untuk membaca artikel tersebut, setelah itu boleh langsung memulai diskusi selama 20 menit. Selama diskusi, para penilai tersebut sama sekali tidak berbicara dan hanya sibuk mencatat. Kita juga diberikan kertas kosong untuk coretan, tapi alat tulis harus kita sediakan sendiri.

Setelah LGD selesai, saya memutuskan untuk makan siang dulu. Untung di dekat PKN STAN banyak warung makan sehingga saya tidak harus jauh-jauh mencari. Seselesai makan, saya segera kembali ke tempat menunggu peserta. Di situ juga terdapat meja-meja tempat verifikasi dokumen. Memang menurut jadwal masih 4 jam lagi hingga giliran saya, tapi saya bingung mengunggu di mana lagi. Selagi menunggu, saya banyak bermain handphone ataupun ngobrol dengan peserta lain. 

Ternyata pada jam 11an nama saya sudah dipanggil untuk verifikasi dokumen, jauh lebih cepat dari jadwal seharusnya. Namun, jadwal wawancara tidak berubah sehingga saya tetap harus menunggu hingga sore hari. Karena sudah menyiapkan dengan teliti pada hari sebelumnya, verifikasi dokumen Puji Tuhan berjalan dengan lancar. Diwarnai oleh suara hujan dan obrolan peserta lainnya, saya pun menunggu giliran wawancara. Masing-masing peserta kira-kira diwawancara selama 45 - 90 menit.

Pukul setengah 5, nama saya dipanggil untuk masuk ke ruang wawancara. Setelah berjabat tangan dengan tiga orang pewawancara, saya duduk dan wawancara pun dimulai. Awalnya saya diwawancara dalam Bahasa Inggris, namun ada beberapa pertanyaan yang dalam Bahasa Indonesia. Kalau kemarin pewawancara saya cukup baik karena memberitahu saya harus menjawab dalam bahasa apa. Pertanyaan yang diberikan sebagian besar sesuai dengan topik yang saya sudah siapkan, dan percakapan saya dengan para pewawancara berjalan mulus, sehingga menurut saya wawancara saya lalui dengan cukup baik. 

Setelah 30 menit lebih, wawancara selesai dan saya diperbolehkan untuk meninggalkan ruangan. Saya pun langsung berdiri, mengucapkan terima kasih dan segera pergi. Keluar dari ruangan, saya langsung bernafas lega. Akhirnya seluruh rangkaian seleksi LPDP berhasil saya lalui.

Setelah Seleksi

Hasil seleksi substansi akan diumumkan pada tanggal 28 Desember 2018. Wew, jujur ini mungkin adalah dua minggu paling tegang dalam hidup saya. Pada akhirnya, sayang sekali perjuangan saya harus berhenti di sini, saya tidak cukup baik untuk lolos seleksi substansi. Selamat untuk teman-teman peserta seleksi LPDP 2018 yang berhasil lolos! Saya tidak menyesal telah mengikuti seleksi LPDP ini, karena banyak pelajaran yang berhasil saya dapatkan. Semoga apa yang saya ceritakan di sini juga dapat berguna bagi kalian semua.

Terima kasih telah membaca blog kali ini :)

Thursday, November 1, 2018

Berjalan-jalan bersama Skubi

Saya memelihara seekor anjing, sebut saja namanya Skubi. Setiap sore, saya seringkali mengajak Skubi berjalan-jalan di sekitar rumah, biar dia ga bosen. Biasanya setelah dia makan malam. Karena Skubi sering nakal, antara kabur terlalu jauh atau kalau melihat kucing di jalan pasti dia kejar, biasanya saya bawa dia jalan sambil menggunakan tali kekang.
Ilustrasi: Saya dan Skubi, Sumber: Sticker LINE
 Suatu hari saya membawa Skubi jalan seperti biasa. Mendadak Skubi melihat seekor kucing di seberang jalan, dan sesuai dengan instingnya sebagai seekor anjing dia langsung menerjang ke arah kucing tersebut. Saya langsung menarik tali kekang agar dia berhenti. Saya takut dia tertabrak karena saat itu sedang ramai mobil dan motor yang lewat. Tentu saja berhasil, Skubi ingin sekali mengejar kucing itu tapi oleh karena kekuatan saya dan tali kekang di lehernya, dia menyerah. Dia pun hanya bisa mengeluarkan raungan sedih.

Saat itu juga saya langsung kepikiran hal yang absurd. Entah kenapa apa yang saya lakukan pada Skubi ini, mengingatkan saya akan hubungan antara orang tua dan anaknya. Saya saat ini masih belum menikah sehingga jelas tidak punya anak, oleh karena itu dalam dinamika orang tua-anak lazimnya saya selalu berperan sebagai anak. Tapi saat berjalan-jalan bersama Skubi kali ini, saya baru menyadari bahwa selama ini saya juga pernah merasakan peran sebagai orang tua.

Ilustrasi: Ortu dan Anak, Sumber: http://informasitips.com/ini-dia-bahaya-pola-asuh-terlalu-mengatur-pada-anak



Ya, sama seperti saat berjalan-jalan Skubi selalu saya jaga dengan tali kekang, seringkali juga dalam kehidupan sehari-hari orang tua 'mengekang' anak-anaknya dengan berbagai peraturan. Sebagai seorang anak, saya paham betul bahwa hal tersebut lebih sering merupakan hal yang kurang menyenangkan. 'Kenapa sih gini aja diatur?', 'Ga boleh ini, ga boleh itu, capek!', dan lain sebagainya. Saya tidak tahu apakah anjing bisa kecewa, namun mungkin itu yang dirasakan Skubi. Baginya, dia hanya ingin bersenang-senang dengan mengejar kucing itu. Namun, saya malah menghentikan dia. Saya merasa alasan saya cukup kuat, bahwa saat itu banyak bahaya (mobil dan motor) di jalan. Setelah dipikir-pikir, saya juga jadi kasihan sama Skubi yang selama ini selalu dikekang. Tapi hal itu terpaksa saya lakukan karena saya takut Skubi terkena bahaya yang tidak ia ketahui.

Apakah para orang tua merasakan hal yang sama? Tahu bahwa anaknya tidak suka diatur, tapi ada banyak bahaya dan rintangan di kehidupan yang tidak disadari oleh anaknya. Terkadang, peringatan tidak cukup sehingga harus digunakan sedikit omelan, mungkin sedikit kekerasan. Meskipun berat melakukan itu pada buah hati sendiri, tapi setidaknya mereka terhindar dari bahaya. Jika saya bisa merasa bersalah dengan mengekang Skubi, tak bisa saya bayangkan bagaimana sebenarnya perasaan orang tua yang terpaksa mengekang anaknya. 

Pemikiran tersebut kurang lebih membuat saya lebih menghargai orang tua di seluruh dunia, bahwa betapa sulitnya keputusan yang harus mereka ambil saat mengurus anak. Saya pernah mendengar suatu kutipan, "Tiada cinta yang lebih besar daripada cinta seorang orang tua kepada anaknya." Rasanya saya mulai setuju. Akhir kata, semoga tulisan ini semakin mengingatkan kita untuk lebih menyayangi orang tua kita dan jika suatu saat kalian para anak merasa terlalu diatur oleh orang tua, menjadi bandel (melawan) bukanlah solusi terbaik. Hargai saja, coba renungi apa yang ingin disampaikan, dan tunjukkan bahwa kalian bisa dipercaya untuk berbuat yang benar.

A change in mood

Selamat malam, jadi saya ingin menjelaskan mengapa postingan saya setelah ini dan sebelum ini mungkin akan sedikit berbeda dalam tema dan intonasi.

Awalnya blog ini saya buat dengan tujuan untuk mengerjakan tugas di perkuliahan saya dulu. Setelah kuliah itu selesai, saya rencananya ingin melanjutkan menulis di blog ini, untuk latihan saja biar komunikasinya lebih baik hehehe.

Nah, dari awal blog ini sudah bernama 'Sekeping Kisah', dan saya bingung juga kenapa saya memilih nama itu karena rasanya tidak cocok dengan postingan sebelumnya hmm (postingan sebelumnya serius-serius semua). Oleh karena itu, untuk ke depannya agaar lebih sesuai dengan judul blog ini saya ingin memuat postingan yang lebih santai, dan biasanya berupa kisah-kisah yang saya temukan di kehidupan sehari-hari. Selamat menikmati!

Saturday, September 2, 2017

Pendapat tentang Pendidikan di Indonesia

Sudah lama saya ingin meng-update blog ini, namun cukup bingung mengenai apa yang harus saya tulis berikutnya. Akhirnya setelah merenung cukup lama, saya memutuskan untuk mengutarakan unek-unek saya mengenai pendidikan di Indonesia. Tulisan ini bukan untuk mengkaji secara mendalam mengenai kelemahan atau kelebihan sistem pendidikan Indonesia dan tidak berdasarkan data apapun. Bisa dikatakan, tulisan ini merupakan curahan hati saya dan sebagian besar berdasarkan opini saya.

Mungkin hampir seluruh dari kita setuju bahwa pendidikan merupakan hal yang penting. Banyak yang menyatakan bahwa kemajuan sebuah negara ditentukan oleh kualitas pendidikan negara tersebut. Indonesia sendiri, sejauh yang saya tahu, menerapkan program wajib belajar sembilan tahun. Sayangnya, tetap saja masih ada saudara-saudara kita di Indonesia yang masih kurang beruntung karena tidak dapat mengenyam pendidikan, baik karena faktor ekonomi ataupun faktor lainnya. Saya berharap pemerintah dapat memperbaiki kondisi ini dan dengan senang hati akan membantu segala upaya yang dilakukan, baik dalam bentuk materi, kontribusi, maupun doa.

Sebagai orang yang cukup beruntung karena dapat mengikuti pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi, saya merasa bahwa opini mengenai pentingnya pendidikan bukanlah sesuatu yang dilebih-lebihkan. Lebih dari belajar mengenai cara menjawab soal di kertas, menghitung dengan rumus matematika, dan menghafal berbagai fakta dan sejarah yang sulit, pendidikan yang telah saya tempuh juga memberikan banyak pelajaran mengenai bagaimana cara menjalani kehidupan ini. Sebut saja cara saya berkomunikasi dengan orang lain, bagaimana mengambil keputusan secara rasional, dan pentingnya menghormati sistem, waktu, dan orang di sekitar saya. Semua merupakan hasil dari pendidikan yang saya tempuh.  
Sumber : https://www.brainyquote.com/photos/j/johndewey154060.jpg
Hanya saja, tidak peduli berapa banyak manfaat yang dapat pendidikan berikan kepada kita semua, rasanya sulit untuk tidak mengakui beberapa kekurangan yang ada pada sistem pendidikan di Indonesia saat ini. Pertama, mungkin saat ini saya dapat menjelaskan banyak hal positif dari sistem pembelajaran formal, namun jika kita kembali ke beberapa tahun lalu saat saya masih berada, katakan di bangku SMP atau SMA, mungkin pendapat saya akan berbeda.Jika di perguruan tinggi kita dapat lebih fokus belajar ke bidang yang kita sukai, saat masih di sekolah kita harus mempelajari semua mata pelajaran yang ada di kurikulum. Selain itu waktu yang dihabiskan siswa di sekolah dan di rumah untuk belajar dan mengerjakan PR cukup besar. Segala hormat saya kepada para Bapak Ibu yang telah menyusun kurikulum tersebut, tapi rasanya kurikulum tersebut sangat kaku. Saya yakin cukup banyak siswa yang tidak menikmati sekolah karena hal tersebut, mengakibatkan turunnya motivasi mereka dalam belajar dan mempersulit mereka dalam mengembangkan diri.

Turunnya motivasi belajar yang telah disinggung di atas mengakibatkan munculnya masalah lain, yang saya sebut sebagai kurangnya gairah dalam lingkungan pendidikan itu sendiri. Banyak siswa ataupun mahasiswa yang mengikuti pendidikan hanya karena mengejar nilai/gelar, yang meskipun tidak salah dan saya sendiri juga mengejar dua hal itu, penting untuk diperhatikan bahwa para peserta didik merupakan calon penerus bangsa ini, mereka yang diharapkan dapat mendorong kemajuan di bidang Iptek ataupun sosial. Sangat disayangkan karena harusnya mereka menjalani pendidikan dengan semangat untuk mendapatkan ilmu sebanyak mungkin.

Akhir kata, pendidikan di Indonesia memang belum sempurna, namun sudah cukup baik hingga layak untuk diapresiasi. Mari kita semua yang sedang mengenyam pendidikan di tingkat apapun, berusaha untuk lebih mencintai ilmu yang kita pelajari sehingga bisa memajukan pendidikan di Indonesia.

Tuesday, November 25, 2014

Merakit Komputer

Pada zaman sekarang ini, Komputer sudah menjadi bagian penting dari kehidupan kita. Baik untuk pekerjaan, permainan, bersosial, maupun aktivitas lainnya.
sumber:http://rogelioalegrid.files.wordpress.com/2013/04/9353062-cartoon-smiling-desktop-computer-vector-illustration.jpg
Meskipun begitu, komputer di Indonesia masih tergolong barang mewah karena harganya yang tergolong mahal, Apalagi jika harus merakit sendiri. Jika kita tidak jeli dalam memilih komponen komputer yang akan digunakan, bisa-bisa kita rugi besar, membeli komponen kualitas rendah dengan harga yang tinggi.
sumber:http://www.wellkeptwallet.com/wp-content/uploads/2013/11/Broke-person-with-pockets-out-525x787.jpg
Karena itu pada postingan kali ini, saya akan berbagi tips yang saya pelajari dari Dr.Kusprasapta Mutijarsa(Pak Soni) mengenai cara memilih komponen komputer yang tepat sehingga kita bisa menghemat anggaran(?)

Anggap saja bahwa teman saya ingin merakit sendiri komputernya. Ia memiliki modal 7 juta rupiah, dan meminta saran saya untuk memilih komponen yang sesuai. Pertama-tama, mari kita ingat kembali apa saja komponen penting dari sebuah komputer:


  1. Motherboard
  2. RAM
  3. Processor
  4. Hard Disk
  5. GPU
  6. Power Supply Unit
  7. Casing
  8. Monitor
  9. Keyboard

Motherboard

ASUS Motherboard Socket LGA1150 [H81M-E] ( Rp 858.000,-)

sumber:http://s2.bmdstatic.com/Data/image_product_500x500/ASUS-Motherboard-Socket-LGA1150-%5BH81M-E%5D-SKU01713653_3-20140328220000.jpg

 

Spesifikasi: Socket LGA1150, DDR3 Dual Channel, PCI-e 2.0 x16, USB 3.0 , Audio, Intel® H81
 
RAM

TEAM Memory PC 2x 2GB DDR3 PC-12800 [Elite TED34G1600HC11DC01] (Rp 588.000,-)

sumber:http://www.bhinneka.com/products/sku00911216/team_memory_pc_2x_2gb_ddr3_pc-12800__elite_ted34g1600hc11dc01_.aspx

 

Spesifikasi: 2x2 GB, DDR3, 1600 MHz, PC-12800 
Processor
Intel Core i3-4160 3.6Ghz - Cache 3MB [Box] Socket LGA 1150 - Haswell Refresh Series (Rp 1.351.000,-)
sumber:http://www.ebay.com/itm/Intel-Core-I3-4160-3-6-Ghz-3Mb-Lga-1150-Haswell-Refresh-New-in-Box-Original-Fan-/261560820744


Hard Disk
HGST Travelstar 1 TB (Rp 965.000,-)
 
sumber:http://www.bhinneka.com/products/sku00214393/hgst_travelstar_1tb.aspx
Spesifikasi: 1 TB, 7200 RPM, Sata III, 2.5"

GPU


HIS AMD Radeon R7 250 iCooler Boost Clock 2GB [H250FS2G] (Rp 1.244.100,-)

sumber:http://www.newegg.com/Product/Product.aspx?Item=N82E16814161448
Spesifikasi:   2 GB 128-bit DDR3 , PCI Express 3.0 x16

Power Supply Unit+Casing

IBOS Mini Tower Ufora LP9 - Black (Rp 469.000,-)

sumber:http://www.bhinneka.com/Data/image_product_500x500/IBOS-Mini-Tower-Ufora-%5BLP9%5D-Black-SKU01313730_0-20140328220000.jpg

 Dipilih karena desainnya menarik,dan sudah ada PSU 500W

Monitor

Dell Monitor LED [E1914H] (Rp 1.085.000,-)

sumber:http://s2.bmdstatic.com/Data/image_product_500x500/DELL-Monitor-LED-%5BE1914H%5D-SKU01613588_1-20141014104840.jpg

Ukuran layar 18.5" , input connector VGA

 Keyboard+Mouse


LOGITECH Wireless Desktop MK260r [920-005871] (Rp 265.000,-)

sumber:http://www.bhinneka.com/Data/image_product_500x500/LOGITECH-Wireless-Desktop-MK260r-%5B920-002863%5D-SKU00714104_0-20140506113811.jpg
total harga

Itulah komponen-komponen yang saya rekomendasikan kepada teman saya. Total harganya masih di bawah 7 juta rupiah,dengan performa yang lumayan.

Sekian, semoga bermanfaat.Maaf jika ada komponen yang ternyata tidak sesuai harga atau speknya, karena info di atas berasal dari internet ~~


 Sumber:

http://ebookservicekomputer.blogspot.com/2014/01/komponen-merancang-komputer-rakitan.html
http://www.bhinneka.com/

Tuesday, October 21, 2014

Energi Terbarukan

Krisis Energi Dunia

Kehidupan kita sehari-hari tidak lepas dari ketergantungan akan energi.Tanpa energi,kita tidak akan bisa menggunakan listrik untukmelakukan berbagai aktivitas,transportasi akan terhambat,dan dapat menyulitkan kehidupan banyak orang.

Beberapa sumber energi yang umum digunakan antara lain:minyak,batubara,dan gas bumi,yang merupakan sumber energi fosil.Sumber energi fosil merupakan sumber daya yang terbatas, dan suatu saat akan habis. Selain itu sumber energi fosil juga mencemari lingkungan,dan berkontribusi besar dalam pemanasan global.

Akhir-akhir ini,isu mengenai krisis energi makin sering diperbincangkan.Memang jumlah sumber energi fosil masih cukup banyak dan tidak akan benar-benar habis sampai beberapa puluh tahun kemudian.Namun efek menipisnya sumber energi ini sudah dapat kita rasakan,misalnya pada beberapa tahun ini ketergantungan akan minyak membuat ekonomi dunia sangat terpengaruh oleh naik-turunnya harga minyak.

Energi Terbarukan
Karena kebutuhan manusia akan energi tersebut,para ilmuwan sudah sejak lama meneliti sumber energi baru yang lebih efisien,ramah lingkungan,dan memiliki jumlah yang tidak terbatas sebagai solusi untuk krisis energi di masa depan.Hal ini memperkenalkan kita pada istilah "energi terbarukan".Menurut wikipedia ,energi terbarukan adalah energi yang berasal dari proses alam yang berkelanjutan.

Beberapa jenis energi terbarukan yang sudah dikembangkan saat ini adalah:energi surya,energi panas bumi,biofuel,tenaga angin,tenaga air(hydropower),tenaga nuklir,dan mungkin masih banyak lagi.

sumber:http://blog.meraevents.com/wp-content/uploads/2014/07/Renewable-energy.jpg
Kali ini saya akan membahas secara lebih lanjut mengenai salah satu jenis energi saja,yaitu energi panas bumi (geothermal)

Energi Panas Bumi
Menurut saya,solusi yang tepat untuk krisis energi di masa mendatang adalah pemanfaatan panas bumi sebagai sumber energi.
sumber:http://www.greenpeace.org/seasia/id/campaigns/perubahan-iklim-global/Energi-Bersih/geothermal/
Mengapa demikian?Mari kita lihat keuntungan dari pemakaian panas bumi sebagai sumber energi:
  • Penghematan Biaya dalam Jangka Panjang:Biasanya biaya operasional untuk mengambil dan menggunakan energi geothermal cukup rendah,jika dibandingkan dengan sumber energi fosil.Bahkan penggunaan alatnya tidak membutuhkan bantuan bahan bakar minyak sehingga biaya pengoperasian pembangkit listrik lebih rendah
  • Mengurangi Pemakaian Sumber Energi Fosil:Seperti energi terbarukan lainnya,energi dari panas bumi jika semakin sering digunakan,akan mengurangi pemakaian sumber energi fosil seperti minyak.Hal ini akan menekan harga minyak sehingga ekonomi dapat kembali stabil
  • Ramah Lingkungan:Ini adalah salah satu keuntungan terbesar dari energi panas bumi. Yaitu tidak mencemari lingkungan sehingga menjaga lingkungan tetap bersih.Sebagai sumber energi terbarukan,panas bumi dapat mengurangi efek pemanasan global dan polusi
  • Penggunaan Secara Langsung:Sebenarnya sejak jaman dahulu,manusia sudah menggunakan panas bumi,misalnya untuk menghangatkan ruangan,mandi air panas,dan sebagainya.Sekarang pemanfaatan panas bumi lebih beragam lagi didukung oleh perkembangan teknologi.Meskipun untuk memulai investasi di bidang panas bumi butuh biaya besar,pemanfaatannya akan murah dan luas
  • Membuat Lapangan Kerja Baru:Pemerintah dari berbagai negara telah melakukan investasi besar dalam produksi energi panas bumi,yang menciptakan banyak lapangan pekerjaan baru bagi penduduk lokal
Pemanfaatan panas bumi sebagai energi,dengan segala kelebihannya yang sudah disebutkan di atas, tentu saja juga memiliki beberapa kekurangan yang harus kita perhatikan yaitu:
  •  Sumber yang Tidak Tersebar Secara Merata:Salah satu kekurangan dari energi panas bumi adalah,tidak semua daerah dapat menghasilkan panas bumi yang cukup untuk dijadikan sumber energi.Kekurangan sumber daya manusia dan sumber daya alam untuk menghasilkan panas bumi di beberapa daerah menjadi kendala untuk menggunakan energi panas bumi secara global
  • Biaya Instalasi yang Besar:Meskipun biaya operasionalnya tidak besar,biaya untuk memulai produksi energi panas bumi cukup mahal dan sulit prosedurnya.Hal ini dikarenakan kita harus membangun pembangkit tenaga listrik yang tidak murah,dan harus melakukan penelitian yang lama dan tepat untuk mengetahui daerah yang bisa menjadi sumber energi panas bumi
  • Sumber yang Dapat Habis: Panas bumi memang sumber energi yang tidak akan habis,namun prosedur yang salah dalam pemanfaatannya bisa berakibat buruk.Misalnya jika terlalu banyak air yang digunakan untuk mendinginkan batuan,lama-kelamaan panas bumi di daerah tersebut dapat habis(meskipun beberapa puluh tahun kemudian suhu nya akan mengalami kenaikan)
  • Dapat Melepaskan Gas Berbahaya:Meskipun tidak mencemari lingkungan,sumber panas bumi mungkin saja mengeluarkan gas beracun yang berbahaya jika sampai menyebar
  • Kesulian Transportasi:Mengangkut energi panas bumi tidaklah semudah mengekspor batu bara atau minyak.Hal ini menyebabkan panas bumi hanya dapat dimanfaatkan oleh daerah di sekitar sumber panas bumi
Setelah mempertimbangkan berbagai kelebihan dan kekurangan dari energi panas bumi,saya menyimpulkan bahwa meskipun pada saat ini panas bumi bukanlah pilihan terbaik sebagai sumber energi alternatif bagi manusia.

Namun pada masa depan jika beberapa kekurangan seperti masalah transportasi bisa diatasi,panas bumi dapat menjadi solusi dari krisis energi yang murah,bersih,dan efisien.

Sekian,terima kasih :D

    Sumber:
    http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2014/10/14/082108026/Kembali.Turun.Harga.Minyak.Dunia.Jatuh.ke.Level.Terendah.Empat.Tahun
    http://www.conserve-energy-future.com/Advantages_GeothermalEnergy.php
    http://www.conserve-energy-future.com/Disadvantages_GeothermalEnergy.php
    http://id.wikipedia.org/wiki/Energi_panas_bumi
    http://id.wikipedia.org/wiki/Energi_terbarukan 

    Monday, September 29, 2014

    Perkembangan Teknologi : AI

    Kali ini saya akan membahas tentang sebuah teknologi yang pada beberapa tahun kemudian kemungkinan akan berkembang pesat.Pada blog ini akan diberikan penjelasan singkat mengenai perkembangan,manfaat,dan dampak negatif yang mungkin diakibatkan teknologi tersebut.

    Teknologi yang saya maksudkan adalah artificial intelligence atau biasa disebut dengan istilah AI. Para gamers mungkin sudah tidak asing dengan istilah ini.AI adalah kecerdasan buatan yang sudah banyak digunakan dalam kehidupan kita,namun mungkin kita tidak menyadarinya.Salah satu contoh yang bisa saya pikirkan adalah siri,fitur voice command pada produk Apple.

















     tampilan siri





    Perkembangan
    Konsep kecerdasan buatan seperti AI sudah dipikirkan manusia sejak lama misalnya pada saat jaman Mesir kuno atau Yunani kuno.Hal ini tampak dari berbagai penemuan sejarah,mitos,dan kepercayaan orang-orang peradaban kuno tentang mesin yang dapat bekerja sendiri atau mahluk hidup yang terbuat dari bahan non-organik.Berikut adalah salah satu contoh teknologi kuno dari Yunani:
    sumber:http://en.wikipedia.org/wiki/File:NAMA_Machine_d%27Anticyth%C3%A8re_1.jpgMekanisme Antikythera,dipercayai sebagai salah satu komputer analog tertua di dunia.digunakan untuk mengukur posisi benda langit
    Seiring berkembangnya waktu dan teknologi,manusia semakin mengembangkan penelitiannya di bidang AI.Terutama setelah ditemukannya komputer pada awal abad ke-19.Istilah AI sendiri baru diciptakan dan diterapkan pada tahun 1956.

    Perkembangan AI sempat terhambat pada tahun 1970 karena kemampuan komputer yang masih terbatas,sehingga hanya beberapa masalah sederhana yang dapat dikerjakan oleh AI pada saat itu. Namun pada tahun 1900-an,AI mengalami banyak kemajuan sehingga manfaatnya walaupun tidak disadari ,bisa kita rasakan sekarang.

    Meskipun kecerdasan buatan yang mampu dibuat masih jauh dari harapan peneliti untuk membuat kecerdasan menyerupai manusia,kemajuan teknologi ini tidak dapat kita pungkiri lagi.




    Manfaat
    Pemanfaatan AI sudah mencakup berbagai bidang kehidupan secara luas seperti diagnosis kesehatan, kontrol robot,penemuan sains,permainan,dan keuangan.Namun karena penerapan kecerdasan buatan pada bidang tersebut sulit untuk dilihat,kebanyakan dari kita tidak mengetahuinya.

    bidang keuangan
    Bank menggunakan sistem AI untuk mengurus berbagai operasi,investasi,dan mengatur properti. Sering juga digunakan dalam perhitungan harga saham.Berbagai insttitusi finansial juga sudah menggunakan teknologi AI untuk menyelidiki berbagai klaim,mengurangi penggunaan sumber daya manusia.
    sumber:http://www.solopos.com/dokumen/2012/04/0504bursa.jpg
    bidang kesehatan
    Pada bidang kesehatan,AI sering diterapkan untuk mengatur rotasi staff,menyediakan informasi medik yang penting,dan beberapa hal lainnya.Dimanfaatkan pula untuk menyimpan data kesehatan seorang pasien.
    sumber:http://news.bbcimg.co.uk/media/images/63845000/png/_63845532_ibm2.png

    bidang industri
    Robot sudah menjadi hal umum di berbagai industri.Robot sering digunakan untuk melakukan pekerjaan yang dianggap berbahaya bagi manusia,dan robot sangat efisien dalam melakukan pekerjaan yang  jika dilakukan membutuhkan konsentrasi tinggi.Jepang adalah salah satu negara terdepan dalam memroduksi dan memanfaatkan robot.
    sumber:http://en.wikipedia.org/wiki/Industrial_robot#mediaviewer/File:FANUC_6-axis_welding_robots.jpg
    bidang komputer
    Penelitian pada bidang AI dikatakan telah memecahkan banyak masalah pada computer science . Beberapa penemuan AI pada bidang komputer mungkin terlihat samar karena penerapannya sudah terlalu luas.Misalnya graphical user interface dan mouse,aslinya adalah hasil penelitian di bidang AI (menurut wikipedia).
    sumber: https://mcmsbrooks.wikispaces.com/file/view/9210_computer-programming.jpg/213170210/9210_computer-programming.jpg
    bidang permainan
    Tanpa disadari,banyak mainan anak-anak yang menerapkan konsep AI.Misalnya tamagotchi, dan video game bots.Malah sekarang banyak video game terkenal yang tidak dapat lepas dari konsep AI.
    sumber:http://tamagotchi-time.weebly.com/uploads/7/9/8/7/7987086/9382383_orig.jpg

    Dampak Negatif dan Resiko
    Sama seperti teknologi lainnya,sistem artificial intelligence juga memiliki beberapa dampak negatif jika dikembangkan dan digunakan.Yang pertama,menurut saya penggunaan AI di berbagai bidang usaha memang membantu kemampuan produksi dan menciptakan kesempatan pekerjaan baru.Namun tidak dapat dihindari fakta bahwa penggunaan AI menambah jumlah pengangguran.Pabrik-pabrik yang menggunakan robot dalam produksinya pasti tidak membutuhkan lagi tenaga buruh.Beberapa layanan internet seperti online shopping juga mengurangi kebutuhan akan tenaga kerja manusia. Penggunaan AI yang makin lama makin luas mungkin tidak berbahaya untuk jangka panjang.Namun untuk jangka pendek,dapat mempengaruhi ekonomi dan kesenjangan sosial suatu negara.

    Kemudian,AI yang ada di kehidupan nyata memang tidak akan berbuat jahat seperti yang ada di film-film fiksi ilmiah.Namun semakin bertambahnya ketergantungan kita terhadap sistem ini, maka makin besar pula kemungkinan bahwa akan ada pihak yang menyalahgunakannya.Sebagai contoh, sekarang tabungan kita di bank banyak diatur oleh sistem AI komputer.Jika sistem tersebut rusak atau di-hack ,semua kekayaan kita dapat hilang dalam sekejap.Sistem AI juga dapat berbahaya jika diterapkan pada senjata.Bayangkan sebuah senjata yang tanpa ragu dan tanpa lelah menyerang targetnya.Sulit dibayangkan bahaya yang dapat ditimbulkan.

    Dampak negatif yang sudah saya sebutkan memang masih sebatas spekulasi,belum ada satupun yang sudah kita rasakan secara langsung.Namun mengingat bahwa teknologi kecerdasan buatan yang sudah ada sekarang masih jauh dari sempurna dan memiliki potensi untuk dikembangkan,hal-hal yang saya sebutkan juga tidak dapat diabaikan.Hanya kemungkinan,namun tidak mustahil juga kan?

    Sekian dari saya,terima kasih atas perhatiannya.

    Sumber:
    http://en.wikipedia.org/wiki/Applications_of_artificial_intelligence
    http://en.wikipedia.org/wiki/History_of_artificial_intelligence
    http://healthresearchfunding.org/pros-cons-artificial-intelligence/
    http://www.marketwatch.com/story/artificial-intelligence-is-creeping-into-our-everyday-lives-2014-09-12